Pelayanan Adalah Sebuah Kehormatan
ANDREAS adalah murid Yesus yang pertama. Itu jelas kita lihat dalam Injil Yohanes. Di Injil lain diceritakan bahwa yang dipanggil pertama itu seakan-akan dua orang sekaligus, yakni Petrus dan Yohanes.
Hal ini karena melihat posisi Petrus sebagai yang ditokohkan. Tetapi secara detil, dalam Yohanes kita bisa melihat bahwa Andreas adalah murid yang pertama. Simon Petrus adalah kakak Andreas. Sebelum menjadi murid Yesus, Andreas adalah murid Yohanes. Simon Petrus, yang kemudian menjadi murid adalah hasil “pelayanan” Andreas.
Pemanggilan murid yang pertama cukup menarik. Di sini, Yohanes memainkan peran yang sangat menarik, karena dalam tugasnya ia menceritakan siapa Yesus yang nanti akan melayani secara sejati, yakni Sang Mesias. Ketika melihat Yesus, Yohanes berkata kepada dua muridnya, “Lihatlah Anak Domba Allah”. Salah satu dari murid yang dimaksud itu adalah Andreas. Pada waktu mengatakan kalimat itu, Yohanes sudah me-mainkan peran sebagaimana mestinya untuk memberitakan, dan membuka jalan bagi Kristus, Yesus Tuhan.
Kemudian dalam ayat 38-39 disebutkan: “Tetapi Yesus menoleh ke belakang. Ia melihat bahwa mereka mengikut Dia lalu berkata “Apa yang kamu cari?” Kata mereka kepada-Nya: “Rabbi di mana Kau tinggal?” Ia berkata kepada mereka “Marilah, dan kamu akan melihatnya. Mereka pun dan melihat di mana Dia tinggal, dan hari itu mereka tinggal bersama-sama....”
Dalam Injil Yohanes, pemanggilan itu agak unik. Kalau dalam Injil sinopsis Dia selalu berkata: “Mari ikutlah Aku”, jadi nada panggilan itu terasa sekali. Tetapi dalam Injil Yohanes ditunjukkan bagaimana Yesus memandang ke belakang dan bertanya: “Apa yang kamu cari?” Jadi, Yohanes menggambarkan pertemuan itu begitu detil, termasuk pada hari itu, mereka tinggal bersama-sama, dan waktu itu kira-kira pukul 4.
Sewaktu Yesus bertanya: “Apa yang kamu cari?” mereka balik bertanya, “Guru, di manakah Kau tinggal?” Dan tentu saja mereka bingung ketika ditanya: “Apa yang ka-mu cari?” Mereka tidak tahu apa yang mereka cari, mereka hanya tahu bahwa Dia ini adalah Anak Domba Allah, berdasarkan perkataan Yohanes Pembaptis, guru mereka. Selanjutnya, Yesus berkata: “Marilah, kamu akan melihatnya.” Yesus mengikuti saja dialog itu. Namun ajakan itu tentu bukan sekadar mau jalan-jalan, tetapi bagaimana proses pemanggilan itu bergerak. Sesudah mereka tinggal di sana dalam waktu yang cukup panjang, maka jadilah Andreas murid yang pertama.

